dikutip dari tulisan dr. Hardiono Pusponegoro (
http://www.anakku.net/forum/showthread.php?t=124&page=2)
Aturan yang akan di keluarkan Ikatan Dokter Anak Indonesia:
Semua bayi berumur lebih dari 6 bulan harus mendapat suplemen zat besi (1 mg besi elemental per kgBB/hari) sampai umur 2 tahun.
Semua anak lebih dari 2 tahun harus mendapat suplemen zat besi (1 mg besi elemental/kgBB/hari) selama 3 bulan dalam satu tahun berjalan.
Pengecualian hanya kasus thalassemia.
Takut kelebihan zat besi? Menurut kumpulan ahli darah IDAI, penyerapan besi bersifat "rate limiting." Kalau besi sudah cukup penyerapannya akan dikurangi sendiri oleh tubuh. Tidak akan kelebihan kecuali memberikannya banyak sekali.
Zat besi kurang..IQ turun 5-10 point. Rugi...
Kalau aturan ini dijalankan, moga2 20 tahun ke depan bangsa Indonesia tambah pintar, dan menang di pertandingan olahraga.
-Mengenai Ferlin-
Ferlin mengandung sulfas ferosus. Efek samping: bau, melekat di gigi jadi agak kehitaman (bisa dibersihkan, tidak permanen), kadang sembelit atau mual. Tidak apa-apa, berikan saja selama belum ada yg lebih baik.
Pengalaman Raisa: 1 bulan dikasih Ferlin karena stok Ferriz di rumah habis. Raisa tidak mengalami masalah efek samping seperti umumnya yang tertera di atas.
-Mengenai Ferriz-
Ferriz drops isinya 15 mg/ml (lebih pekat) sedangkan Ferriz sirup 15 mg/5ml.
Jadi kalau beratnya 10 kg ya boleh antara 3,5-7,5 ml sekali sehari, mudahnya berikan saja 5 ml atau satu sendok sekali sehari.
Secara umum pengalaman Raisa diberikan supplemen zat besl:
Tidak ada efek samping yang jelek dan menjadi masalah, selain hanya BAB nya menjadi hitam tapi tidak keras lho....